Fatin single Proud Of You Moslem

Edisi ramadhan kali ini ada nuansa ceria. Dedek Fatin kembali memberikan single religi terbarunya, Proud Of You Moslem. Buah karya Ade Govinda. Untaian kata kata sederhana sarat makna untuk ingatkan kita memiliki kebanggaan menjadi Muslim yang mampu berserah diri pada Nya.

Segala keluh kesahku ku tuangkan pada-Mu
segala bahagiaku datangnya lah dari-Mu
segala amal baikku ku dekatkan pada-Mu
segala amal burukku ku jauhkan dari-Mu

im proud of you moslem
im proud of you moslem
im proud of you moslem
live in a perfect harmony …

Orang muslim yang baik adalah yang orang lain aman dari ganguan ucapannya dan tangannya. Sebuah sabda yang singkat sekaligus sebuah tugas yang tidak ringan. Lebih banyak memberi dari pada meminta. Minimal orang lain tidak terganggu dengan keberadaan kita. Kehadiran kita jangan menjadi inspirasi negatif buat temen dan sahabat kita. Butuh sumber cinta yang besar dari Tuhan. Menyempatkan diri untuk ibadah kepadaNYA agar pipa energi yang menguatkan kita selalu terkirim dengan sempurna. Dengan energi inilah kita bisa mencintai diri sendiri dan orang lain. Jika orang yang kita sayang juga punya sumber cinta maka ada aliran tambahan yang saling menguatkan. Selain itu pekerjaan yang kita lakukan seharusnya kita suka dan cinta mengerjakannya. Bisa jadi karena sesuai talenta kita atau bisa bahagiakan banyak orang yang berujung keberartian yang merupakan akar kebahagiaan.


harmony


Klik untuk preview album religi Fatin and friends …


Namun terkadang karena begitu terlihat dan terasa lembutnya sentuhan manusia yang kita sayang, kita lupa akan cinta Ilahi yang tak pernah tidur dan mengantuk selalu hadir untuk kita. Bisa jadi tidak semua yang kita inginkan Tuhan berikan. Yang pasti Tuhan memberikan semua yang kita butuhkan. Kita memandang sempit ruang lingkup hidup kita. Tuhan melihat semua rentang waktu dan hubungan yang berpengaruh pada hidup kita. Mencintai Tuhan memastikan kita bisa mencintai selain-Nya. Meninggalkan Tuhan adalah penderitaan yang tinggal menunggu waktu. Karena manusia toh butuh cinta bukan sumber cinta.

Dari sinilah muncul istilah mencintai KARENA dan mencintai WALAUPUN. Mencintai sesuatu karena syarat memiliki risiko patah hati. Karena kita manusia toh adalah mahluk yang lemah, tidak bisa diprediksi. Kadang menyenangkan kadang menyebalkan. Mencintai atas dasar cinta ilahi walaupun banyak ketidak sempurnaan menunjukan kecukupan diri kita atas sumber cinta Tuhan untuk kita berikan kepada banyak hal yang berpotensi memberikan kebahagiaan.

Kepada siapakah keluh kesah kita bisa adukan. Kepada manusia yang juga berkeluh kesah. Atau kepada Tuhan yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Selamat menikmati ibadah Puasa dan jika ingin menjadi bahagia. Berbahagialah sekarang. Agar kita mejadi bagian harmoni alam yang sempurna. Saling melengkapi dan saling membahagiakan. Foyya

Fatin My VRIO yang indah

Beberapa lagi jelang Ramadhan bulan suci mulia penuh makna. Semoga Tuhan berikan kita kesehatan, keberkahan dan kemudahan. Hampir sebulan ga hadir di dunia sosmed, terbenam di pekerjaan baru, tugas baru, amanah baru, ruangan baru, temen baru, pengetahuan baru, masalah baru. Kok Masalah?? Kata orang bijak masalah bermula ketika pikiran kita menamakannya masalah. Ada kekhawatiran tersendiri kita tidak bisa berikan yang terbaik. Atau ga sanggup ditertawakan orang jika gagal. Tapi kata Diva Anggun jika itu ada pada penyanyi malah bagus. Kita artinya ingin memberikan pemberian yang terbaik untuk orang yang kita sayang. Secara alam bawah sadar kata pakar psikologi, manusia akan cenderung memusuhi sesuatu yang asing baginya.

Jadi inget Princess Fatin, Putri jelita nan ceria Fatinistic itu. Dia juga mengalami hal yang lebih berat dariku. Pake kaos sekolah pertamanya. Berdarah darah belajar ditengah sorotan lampu terang, dan jutaan pasang mata memandang. Saat ini persis selepas XFI tahun lalu juga jelang puasa. Membawa beban yang berat sebagai penyanyi berjilbab generasi pertama. Tapi ada yang beda saat ini telah ada kesuksesan yang tertoreh. Platinum dan Piala AMI Award di tangannya. Jika Dedek Fatin kecil yang bertransformasi menjadi Neng Fatin, seorang mahasiswa yang juga pendatang baru negeri yang diakui saja bisa. Semestinya Akupun harus bisa. VRIO banget emang Dedek Fatin. Apalagi tuh VRIO?

Dalam ilmu manajemen ada kerangka kerja yang disebut VRIO kepanjangan dari Value (nilai keunggulan), Rarity (unik dan langka), Immitate (mudahkah ditiru/diduplikasi?) dan Organize (pengorganisasian secara utuh). Semakin seseorang atau sebuah perusahaan memiliki nilai keunggulan yang dibutuhkan, unik tidak banyak orang punya serta tidak mudah dijiplak, jika dikelola dengan baik akan menghasilkan keberhasilan, kesuksesan dan keberartian yang luar biasa. Memang tidak mudah membalik tangan. Tidak secepat mimpi orang yang memusuhi kelelahan. Ia perjalanan panjang seperti pengasahan intan yang berasal dari samudra yang dalam.


fatinwithocha

Oleh karena itu mengetahui keunggulan diri kita sejak dini adalah penting. Karena waktu untuk mengasah, menyirami, merawat dan melindungi hingga berbuah manis, ranum dan mencukupi kebutuhan banyak orang sangat terbatas. Pakar di Harvard mengatakan rata-rata orang biasa butuh waktu delapan tahun untuk mencapai masa panen itu. Terus fokus tidak berpindah. Jangan berprilaku bagai kutu loncat yang akhirnya harus mulai dari nol lagi, dari nada C lagi. Memilih dan menyadari nilai keunggulan diri, dan “eye catching and listenting” karena begitu berbeda adalah penting bagi semua orang. Seyogyanya kita saling berbagi, memberi untuk sama sama kita menemukan itu. Sama-sama menyemai itu manjadi panen yang membuat kita menjadi pribadi, keluarga, masyarakat dan negara yang menjadi syurga di jamrud katulistiwa.

Fatin is my VRIO. Fatin is Fatinistic’s VRIO. Ia mungil, jenaka, walau sudah beranjak remaja lewat 17 tahun, terkadan kejenakaanya sesekali muncul juga. Mungkin itu sinar permata pribadinya yang pertama dilihat seluruh pemirsa. Degan modal terbatas, ia yakin akan talenta dalam dirinya. Dan semua yang dilalui adalah kuliah di universitas kehidupannya. Keunikan sikap dan sosok mata berbalut busana teduh adalah ciri yang memperkuat keunikan suaranya. Semau hal itu terangkum dalam pengelolaan karir yang baik dan tidak main. Jadilah ia sesuatu. Yang disayang dan dicinta banyak orang. Fatinstic pasti ring satu di hatinya.

Ada kejadian yang baru saja terjadi di ajang Battle Royale yang baru saja berakhir di MNC Channels. Ketika jalan cinta dilantunkan beserta AA Husein yang juga bertalenta. Ia menolak uluran tangan Husein dalam mengekspresikan lagu cinta. Sebuah pilihan sulit bagi seorang pendatang baru yang bergelimang pujian dan hujatan. Dedek Fatin berhasil untuk menjadi dirinya sendiri. Sekaligus ia konsisten menjadi unggul dan berbeda dan mencari kejadian itu pasti langka. Ini memang mengundang perdebatan dengan latar belakang dan sudut pandang yang luas membentang. Kita tidak membahas itu. Tapi ia menunjukkan dirinya sebuah pribadi sederhana yang layak dipercaya dan layak dicintai. Terutama Fatinisitc yang setia menanti album religi terbarunya. Sebuah jalan cinta sungguhan telah ia suguhkan. Lebih merdu dan menyentuh daripada dendang lagu yang memang sudah mampu membuat hati ini biru.

Tetaplah menjadi dirimu Princess Fatin, karena Fatinistic mencintaimu apa adanya bukan dasar KARENA, tapi WALAUPUN dirimu tidak sempurna. Selamat jelang bulan suci Ramadhan. Mohon maaf Lahir dan Batin yang paling ceria … Foyya

Fatin, lulus SMA dan Universitas Kehidupan

Beberapa minggu lalu saat heoboh kelulusan SMA. Corat-coret baju putih menjadi warna warni tulisan nama selalu menjadi expresi gembira ceria. Agenda rutin setiap tahun. Tak terkecuali Pricess Fatin Shidqa. Akhirnya lulus juga bersama teman sperjuanganya di SMAN 97 Jakarta temasuk Captain Bala, semacam nama tak resmi beberapa sahabat Fatin. Dari beberapa wawancara rencananya Dedek Fatin akan melanjutkan kuliah mengambil jurusan performing art studies. Dari namanya sih mungkin banyak berhubungan bagaimana mengelola sumber daya seni yang kita miliki dalam menampilkan performa yang keren pada pemirsa, smoga.

Tulisan ini sebenarnya dah berlalu eventya karena saat ini pun sudah mulai masuk aura pllpress Juli mendatang. Beritanya dukung mendukung dua kandidat putra putra terbaik bangsa. Semoga terplih kelak pemimpin negeri yang perhatian sama pendidikan di negeri ini. Sebagai akar karakter bangsa. Agar sekolah menjadi bagian kehidupan yang selaras. Tempat terceria kita belajar apapun yang menjadikan kita kontributor utama perbaikan diri, keluarga dan semua orang yang kita cinta.


malukeren


Walaupun Dedek Fatin baru lulus SMA, dan melanjutkannya ke Universita yang kita belum tau namanya. Ia sebenarnya baru lulus juga dalam kuliah menjadi penyanyi di ajang X Factor sebagai salah satu fakultas universitas kehidupannya. Sebuah sekolah tanpa nama tapi sarat dan padat akan pembelajaran, ujian, kembali belajar dan seterusnya hingga jatah waktu singkat yang Tuhan berikan kita tuntaskan. Hingga nisan kita tertulis dan mau diingat sebagai apa kita oleh semua orang yang kita cintai.

Para motivator sering sarankan kita melakukan metafora untuk menuliskan mau jadi apa kita dikenang ketika kita wafat. Oleh orang yang kita cintai. Agar kita temukan apa yang paling penting dalam hidup untuk kita realisasikan segera tanpa menunda. Karena menunda sering menabung derita. Karena waktu adalah sumber daya yang tidak tergantikan. Karena setiap waktu yang kita nikmati adalah hasil dari apa yang kita lakukan dimasa lalu. Dan apa yang kita tanam sekarang adalah panen yang kita tuai dimasa datang.

Ada hal penting dalam kuliah di UK (Universitas Kehidupan), setiap waktu yang kita jalani adalah pembelajaran itu sendiri. Mata kuliahnya adalah pilihan kita sendiri. Apa yang enak menurut selera. Ataukah berat sesuai cita cita. Pilihan pertama menghindari. Pilihan kedua menghadapi dengan prasangka baik bahwa ini adalah kemampuan baru yang akan dibutuhkan dalam meraih cinta keberartian dan kebahagiaan kita di masa depan. Kapasitas diri yang Tuhan siapkan untuk siap menerima anugrah lebih besar yang butuh untuk kita syukuri. Ujiannya adalah sabar dalam rentang waktu itu. Melakukan semua hal dari masukan orang tebaik disekitar kita. Dalam setiap debar kekhawatiran dan datangnya apa yang kita harapakan dalam bentuk kesuksesan. Oleh karena itu kesuksesan itu adalah titik waktu tertentu dalam setiap pergantian ujian lama memasuki ujian baru. Begitu seterusnya.

Ada yang menarik dari salah satu budaya Jepang terkait keberhasilan dan kegagalan. Mereka lebih suka bertanya berapa banyak anda mengalami kegagalan dan bangkit lagi dibandingkan berpa kali anda berhasil. Mereka ingin memastikan apakah keberhasilan yang kita lakukan adalah kebetulan atau dari hasil pembelajaran hidup, kepahitan perasaan dan membangun kembali mentalitas berfikir untuk perlahan mencapai keberhasilan. Apa yang selaras dengan semua cita dan cinta kebahagiaan kita maka pekerjaan itu menjadi penting. Maka kebahagiaan akan lahir bukan pada saat kesuksesan itu tiba. Ketika kita mulai percaya diri dan bangkit, merasa berarti untuk menggapai cita-cita saat terpuruk untuk orang yang kita sayang maka lahirlah benih kebahagiaan itu. Tugas terberat kita adalah memelihara cita cinta yang akan kita capai tidak hilang dan menjauh dari pandangan kita.

Saat ini Dedek Fatin Shidqia telah lulus SMA untuk terus berjalan dengan kapasitas diri yang telah ditanamnya dulu, meraih kesuksesan dimasa depan dari apa yang gadis belia fatinistic ini pelajari, fahami dan terapkan sekarang. Mulai masa-masa disepelekan oleh teman temanya karena rada special, memutuskan berlatih karateka untuk melindungi adik kesayangannya. Memancangan cita citanya untuk menjadi penyanyi dan membayar pajaknya melalui banyak hal yang mencoba membuatnya terhenti. Jika itu dilakukannya di dasar hati ketulusan untuk bahagiakan orang tua, keluarga dan sahabatnya ia beresonansi pada hati hati yang lain untuk memberikanya apresiasi. Sebuah ruang dihati untuk mendengarkan dengan rela ekpresi lagu ketika ia bernyanyi. Keep Learning and loving princess Fatin.

Fatin, Siti Nurhaliza dan Indahnya Bersaudara

Pagi ini Hari Buruh May Day adalah libur nasional. Jadi santai di rumah. Ada foto keren di facebook. Fatin Shidiqia dan Datuk Siti Nurhaliza. Dua sosok penyanyi yang menggores hati. Siti Nurhaliza penyanyi legendaris negara jiran Malaysia. Yang Tuhan angkat derajatnya dari penjual kue bersuara merdu ketika kecilnya. Hingga kini menjadi bangsawan bergelar Datuk karena kerja keras, berjuang tanpa lelah serta doa di setiap nafasnya. Tak beda dengan Fatin kecil yang sekarang telah beranjak remaja yang tengah menanti hasil Ujian Nasionalnya. Semoga semua siswa siswi di penjuru negeri mendapatkan hasil gemilang dalam menggapai cita. Hari ini 1 May 2014, hari terakhir Fatin berkunjung ke Malaysia.

Postingan ini dibuat sambil mendengarkan Fatin di Live SuriaFM Malaysia. Menjawab pertanyaan penyiar dan tweeter Fatinistic Malaysia. Menyamakannya juga dengan penyanyi legendaris Malaysia Ela era tahun 90-an. Wah penasaran pengen denger suaranya. Ada juga Fatin cover lagu Shella “Patah Seribu”. Kapan Fatin duet dengan Siti Nurhaliza?. Sambil tersipu malu ia menjawab sangat ingin. Namun harus banyak belajar karena Datuk Siti Nurhaliza adalah penyanyi yang luar biasa kemampuannya.


fatinsiti


Foto itu begitu menarik bukan hanya sebuah fose dari dua wanita cantik dan senyum manisnya. Tapi ia merefleksikan keinginan tulus kedua rumpun bangsa untuk selalu menjalin persaudaraan antar dua negara tetangga. Pekerja seni memang terkadang lebih tulus. Karena ia adalah semangat yang berasal dari keinginan hati untuk bisa membahagiakan orang lain walau dari sebuah lagu sederhana. Seni lebih mandiri dari tarikan kepentingan semu dan sesaat yang sering menumbuhkan bibit permusuhan tali persaudaraan. Foto itu menyejukkan. Membiaskan kembali betapa indahnya persaudaraan. Sebuah keinginan bekerja sama dan saling melengkapi, menanggung beban kehidupan dengan senyum optimisme yang berpelangikan cita cita bagi kebahagiaan bersama.

Terima kasih Princess Fatin untuk foto manisnya bersama Datuk Siti Nurhaliza. Sebuah refleksi keharusan kita menjalin tali silaturahim dan persaudaraan dengan tetangga negeri Indonesia. Sebuah langkah kaki kunjungan sederhana. Namun sarat akan makna sebagai duta seni untuk meningkatkan jalinan cinta. Yang menyemaikan semangat saling menghormati, menghargai, memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi yang terangkai dalam sebuah kata CINTA. Hati hati dijalan Putri Fatinistic, hati hati di jalan dengan banyak berdoa. Tibalah dengan selamat di kampung halamanmu,Indonesia. Sebuah negeri manis yang tengah berjuang untuk selalu belajar mengisi kemerdekaan ini dengan kerja bagi taman indah semerbak mewangi bunga warna warni jamrud katulistiwa … INDONESIA. Keep Learning and Loving.

Fatin Memilih Setia Untuk Pantang Golput

Sebentar lagi mau pemilu. Dah kerasa di kawasan rumah udah mulai siap-siap. Mulai bagiin surat pemilih hingga petugas satpol copotin atribut kampanya yang bertebaran warna warni sepanjang jalan. Terus iseng-iseng setelah nonton perform Princess Fatin di Panasonic Awards 2014 semalem, browsing kata kunci Fatin dan Pemilu. Adakah celotehnya tentang pemilu? Tings tiba tiba muncul sebuah tulisan yang dirilis oleh http://www.rmolsumsel.com, Senin, 10 Maret 2014: “Fatin tolak jadi Golput” Wow. Putri sebelia “Dia Dia Dia” ternyata tetep uptodate tentang perkembangan sekitarnya. Sebuah keperdulian yang perlu diapresiasi. “Generasi muda sekarang banyak teman yang pilih untuk golput. Padahal, untuk merubah pemimpin yang sekarang jangan golput. Saya akan pilih yang punya kerja nyata, jadi jangan golput. Sekarang lagi buat lagu agar jangan golput”, demikian celotehnya.

fatinmerah

Baca Beritanya …

Tulisan ini bukan cerita tentang ajakan memilih warna partai dalam pemilu, atau pemilu itu sendiri. Tulisan ini juga bukan untuk pemenangan Dedek Fatin untuk menjadi anggota legislatif atau Ratu Keluarga Fatinistic. Karena saat inipun ia sudah menjadi ratunya. Ini hanya sebuah tulisan apresiasi, betapa seorang Fatin Shidqia memberikan sebuah sikap bijak dan tegas untuk positioning dirinya dalam perkembangan lingkungan yang kita tidak bisa lari darinya. Butuh kepedulian. Karena kita bagian dari lingkungan itu. Sebuah pribadi, keluarga, masyarakat dan sebuah bangsa yang besar yang bernama INDONESIA TERCINTA.

Ibarat sebuah gelas yang berisi air. Adalah pilihan kita, bagian mana yang kita lihat. Bagian air yang mengisi atau udara yang kosong sisa ruangnya. Pribadi yang bijak akan melihat isi airnya. Tentang apa yang bisa kita berikan pada sebuah event yang akan kita lewati. Untuk kita beri warna pilihan kita dan membuatnya semakin indah. Atau sebuah rasa pesimis yang selalu menggelapkan hati. Yang selalu berisi ratapan akan kegelapan karena tidak selalu sesuai harapan. Walaupun sebenarnya kita tau bahwa ratapan akan kegelapan tidak akan pernah membuatnya jadi benderang.

Jangan pernah meratapi kegelapan. Nyalahkan saja sebuah lilin inspirasi positif. Dan sebuah sikap dan tindakan yang nyata walau sederhana. Minimal ia menerangi jalan yang akan kita ambil menuju cita cinta dan sesuatu yang sangat kita cinta di masa depan. Memiliki pilhan jelas lebih terhormat dari orang yang tidak memiliki pilihan. Menulis kisah cerita kehidupan kita sendiri jelas lebih keren dibandingkan kita membiarkan alur kehidupan kita dituliskan oleh orang lain. Menjadi sekedar figuran. Ah jadi ingat Fatin jadi cameo film 99 Cahaya di langit Erofa part 1 yang luar biasa, yang tidak adalagi Dedek Fatin di part 2.

Kemampuan kita memilih atau bahasa Steven R Covey nya proaktif, merupakan anugrah terbesar dari Tuhan dibandingkan kita menjadi reaktif sebagai korban lingkungan. Itu sepertujuh dari 7 kebiasaan efektif yang saat ini sudah menjadi delapan. Bahkan salah satu ciri ciri seorang yang bahagia ia punya banyak pilihan dalam perjalanan waktunya. Dedek Fatin memilih untuk ikut XFI dibandingkan menjadi penonton. Ia memilih untuk fight bertarung dibandingkan dengan rasa malu dan minder akan kemampuan olah vokalnya saat itu. Ia memilih untuk belajar keras setiap minggu dibandingkan memikirkan kehebatan pesert lain. Ia memilih untuk tegar dan “switch the gear” dengan cepat ketika lupa lirik dibandingkan mengikuti rasa malu. Ia memilih untuk menyerahkan hasilnya pada Tuhan dibandingkan jumawa seolah telah menajdi juara. Ia memilih tetap menjadi pribadi bersahaja sebagai penyanyi dengan banyak teman dibandingkan menjadi artis sosialita. Ia memilih Fatinistic bukan sekedar fans tapi keluarga. Dan hari ini seorang sosok dara manis Fatin Shidqia untuk menjadi pemilih Pemilu nanti dibandingkan menjadi Golput Gajebo (Ga Jelas Banget Bo!).

Menjadi penyanyi merupakan pilihan Dedek Fatin yang tidak ringan. Ia pekerjaan memberikan cinta yang hanya bisa dipikul oleh pribadi yang kuat. Selalu tersenyum tanpa orang tahu baha ia harus membagi cintanya dengan semua kebutuhan jiwa dan fisiknya yang harus seimbang. Harapan pemirsa dan penonton yang tidak pernah memberikan toleransi untuk selalu dipuaskan. Akhirnya kitapun harus memilih menjadi diri sendiri tanpa harus takut akan penolakan. Karena kita sudah berdiri disini. Memberikan yang terbaik yang bisa kita beri dan kita punya. Fatin benar. Keindahan selalu ada pada penghargaan diri kita apa adanya. Tanpa mengesampingan upaya dan kerja keras untuk selalu balajar. Karena hari esok pasti berbeda dengan hari ini. Dan harapan perubahan yang lebih baik adalah cahaya mentari terindah yang dinantikan semua orang.

Terima kasih Dedek Fatin untuk selalu menjadi pemilih dalam hidup yang penuh inspirasi kecil yang semoga selalu menjadi manfaat yang besar. Sepertinya maknanya selalu menyatu dalam debut perdananya “Aku Memilih Setia”. Dan Fatinistic pun memilih setia menjadi keluarga yang manis dan cantik untuk memerangi Piracy pembajakan di negeri ini. Tetaplah berjalan Princess walau pelan. Dan selalulah tersenyum semampumu. Karena kami disini selalu mencintaimu. Tings

Fatin dan Keindahan Inspirasi

Hari ini seneng lihat Dedek Fatin muncul di twitter dan facebook tampil di acara pemberian beasiswa bidik misi bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono aka Pa SBY kita. Yang diupload Bapak Mentri Pendidikan @Mohammad_Nuh_. Peristiwanya sudah berlalu dan menjadi diari sejarah catatan biru. Sebuah peristiwa biasa dalam berita keseharian kita. Tapi ketika ada Fatin disana agak berbeda. Ada warna tersendiri yang beresonansi di hati. Lihat Youtube Pakar Multimeda Fatinistic Om Kurniawan TD eh malah ada konser amal Dedek Fatin Peduli Anak Bangsa di Cimahi. Wah belum update blog fatinlover.wordrpess.com neh, agar blog yang dibaca di 74 negara itu tetep update.

fatinDanSby

Lihat Youtube nya …

Kedua peristiwa itu jelas sebuah pohon keindahan di taman kebaikan. Karena bersatu dengan misi kehidupan kita berbagi dan berarti. Benih yang seyogyanya lebih banyak kita tanam dibandingkan sebuah lobang kesalahan yang akan kita tuai jika kita lalai untuk sadar diri dan kembali. Menjadi apa kita dalam hidup adalah pilihan. Menjadi pribadi tanpa arti bagai air yang tergenang. Atau menjadi sosok pemberi walau bentuknya sangat sederhana memberikan hiburan dengan bernyanyi, yang jika kita tulus akan membuat hati banyak orang bertambah bagus.

Prilaku memberi adalah pribadi bergelombang yang deburan ombaknya adalah inspirasi bagi diri kita dan orang lain. Kita membutuhkan itu agar hidup ini menjadi berwarna karena terjadi perubahan menjadi lebih baik. Dari kelam menjadi terang. Dari baik menjadi lebih baik. Haruskah kita menjadi sempurna dulu untuk bisa menginspirasi?. Pertanyaan yang selalu ada dalam diri kita. Sebagai pembenaran menunda pemberian. Bagai mimpi yang tidak pernah menjadi cita-cita. Karena kita takut menentukan tanggalnya.

Selain kita memang terlahir tidak sempurna yang mengajarkan kenyataan bahwa kita butuh Tuhan dan juga kebaikan orang lain. Secara kemanusiaan kita butuh sesuatu yang bisa kita lihat dan dengar untuk menginspirasi melalui lintasan, gagasan, niat dan mulai melangkah. Oleh karena itu memanfaatkan sumber inspirasi yang menguatkan dari orang lain itu adalah kebutuhan kita sebagaimana memaafkan orang lain juga menjadi kebutuhan kita karena suatu saat kita juga butuh dimaafkan, dimengerti dan dihargai sebagai sosok manusia apa adanya.

konseramal

Oleh karena itu senyum yang manis itu sedekah. Karena senyum selain murah ga pake beli juga memberikan inspirasi kesejukan dan ketentraman. Apakah Dedek Fatin bisa selalu tersenyum. Jawara XFactor inipun juga manusia yang suatu saat juga kelihatan bete (Bad tempered ). Tapi bagi kita kita jika dia bete malah kelihatan lucu. Mungkin masih tersisa saldo rasa sayang yang selama ini Dedek Fatin setorkan ke hati kita. Dibandingkan yang dikurangi prilaku menyebalkan.

Karena kita sayang sama seseorang, orang itu kelihatan manis walau pada awalnya rasa sayang itu terinspirasi dari apa yang kita lihat dan prilaku yang sampai dan kerasa dihati. Bisa dibayangkan jika kita punya banyak teman dan sahabat yang saling menginspirasi. Alangkah indahnya dunia ini, di negri Indonesia yang indah penuh sumber daya alam yang luar biasa. Laksana sebuah taman syurga di jamrud katulistiwa. Itulah mengapa kita harus berteman sebanyak mungkin tanpa membatasi diri dengan siapapun kita bersahabat. Namun jadikan sahabat inspirator adalah teman terdekat kita. Agar kita selalu memiliki energi yang cukup buat diri kita dan untuk kita berikan kepada sebanyak sahabat kita yang lain. Terima kasih Dedek Fatin mungil untuk sebuah inspirasi kecil, Bacause Fatinistic more than fans, We are sweetest Family to stop piracy…. foyya endlessly.


Baca Fatinistic Bandung Gelar ‘Festival Budaya dan Konser Peduli Anak Bangsa ….

Fatin dan SEPIA tahun 2014, Berhasilkah?

Tahun 2014 telah tiba dan 2013 pun berlalu dengan semua peristiwa dan kenangan baik yang sedih maupun gembira. membalut alur kehidupan kita. Munculnya putri Fatin dan Fatinistic hingga menjadi jawara XFI perdana, merilis album dan buku Fantastic Fatin, sound track film serta beberapa award menghiasi bunga rampai tahun lalu. Film 99 CDLE sendiri hampir menembus 1 (satu) juta penonton sebagai film terlaris di tahun 2013 dimana Dedek Fatin menjadi kameo disana. Di Tahun 2014 atau sequel ke dua film itu Fatin akan diberikan peran yang lebih besar janjinya. Ada SEPIA disana.

Hari ini 2 Januari 2014. Akan kemana Fatin di tahun ini setelah sukses bersama ayah, bunda dan sahabat “Capt Bala” selesai merayakan dengan sederhana pergantian tahun dengan anugrah tanpa job menyanyi sepert yang Dedek Fatini impikan jauh-jauh hari. Pertanyaan yang tidak bisa kita jawab dengan pasti. Karena semua peristiwa yang tidak pernah ada cerita kebetulan ini sudah tercatat sebagai rahasia perjalanan waktu kita sebagai sebuah kehidupan itu sendiri. Juga ada SEPIA disana.

Kita adalah kumpulan waktu. Kita dan kehdiupan ada karenat Tuhan berikan kita waktu untuk dilalui. Bernilai atau tidak. Bahagia atau sedih pasti selalu ada sebagai kombinasi harmonis  dan baku hingga akhirnya waktu hidup ini berhenti. Sebagai ukuran bagaimana kita memberi makna dalam setiap detik hidup kita. Mengisi memori masa lalu yang cenderung kita memilih kejadian sedih, memori saat ini dimana waktu dan kita hidup serta masa depan yang menjadi rahasia yang bisa menjadi pelangi indah jika kita optimis dan percaya diri serta tau diri. Butuh SEPIA disana.

fatin no piracy

Siapa sebenarnya SEPIA?. Cantik dan tampankah jika ia adalah wanita atau pria?. Adakah hubungannya dengan Dedek Fatin atau judul lagu atau anak AA Dhani yang sudah tidak asing lagi?. Dari buku Pa Nggermanto APIK Bandung, SEPIA itu kombinasi kecerdasan yang kita butuhkan untuk gapai keberhasilan. S adalah Kecerdasan Spiritual (SQ), E adalah Kecerdasan Emosional (EQ), P adalah kecerdasan kekuatan (Power Quotient-PQ), I adalah Kecedasaan Intelektual (IQ), dan terakhir adalah A untuk Kecerdasan Aspirasi Cita (AQ).  Kombinasi yang seimbang inilah yang memancarkan pesona cahaya keberartian dan kesuksesan.

Untuk menggapai keberhasilan kita butuh cita cita yang tinggi(AQ) dengan menjalaninya dan memandang semua prosesnya adalah nilai kebahagiaan, keberartian, dengan kita bisa memberi kemanfaatan dimata diri kita, keluarga, orang lain dan Tuhan (SQ). Hambatan dan halangan selalu ada untuk memotivasi diri kita mengatasinya berbekal sumber cinta, doa dan aliran emosi yang bertenaga (SQ) untuk terus belajar meningkatkan diri melalui referensi terbaik, latihan terbaik dan guru terbaik(IQ) serta bersinergi dengan sebanyak orang yang sayang dan tulus bersinergi dengan kita gapai cita dan cinta(PQ).

Semanis apakah capaian Dedek Fatin di tahun 2014 akan berbanding dengan kemanisan SEPIA yang Putri Fatin, Fatinistic dan Fatinlover ajak dan mau menyertainya. Sebagai modal terbaik yang akan bertemu dengan keputusan Tuhan yang pasti baik dalam taman prasangka baik di hati kita. Karena jika kita tulus dalam jalan membahagiakan pasti Tuhan akan sertakan orang oragn terbaik yang juga tulus membantu kita. Karena Ketulusan adalah bahasa cinta yang beresonansi menembus batas ruang, jarak dan waktu sebagai rahasia kehidupan kita yang abadi.

Tidak terlalu berlebihan kan, jika kita berdoa, bekerja keras bagi kebangkitan musikalitas Indonesia. Dengan tidak meratapi kegelapan, namun menyalahkan sebuah cahaya walau seterang lilin. Bagi api cita dan cinta Keluarga Besar Fatin, Fatinistic, Fatinlover dan fanbase lainnya walau itu masih sederhana. Yang penting kita sudah melangkah. Meberi makna berarti pada waktu yang Tuhan sediakan. Selamat Tahun Baru 2014 semuanya, Foyaa.