Fatin dan Hati Permadani

Kalau liat Fatin sebelum nyanyi ia begitu pemalu, polos, jawab pertanyaan apa adanya. Tapi ketika dah nyanyi enak dilihat, nyaman didengar seperti sedang duduk di permadani indah yang luas ga kerasa kalau lagunya dah selesai. Cepet banget. Ketika Diva Rossa bilang ko kalau gerak dan nge-dance lagunya ko ga nempo?. “Ngga Bakat” jawabnya. Kira kira motivasi masuk x-factor apa ya? Jawabanya pun sederhana ingin dapat pelatihan suara yang bagus dan menambah pengalaman. Sebegitu sederhanakah harapan putri sulung keluarga Lubis yang kalau sekolah masih naek angkot ini. Tapi jangan coba coba gangguin karena Fatin kalau sudah pasang kuda kuda karateka cowo cowo bisa rebutan jurus langkah seribu alis lari (Sabuk Hitam Dan Satu gitu loh). Nyayian dan lagu itu adalah hidangan hati. Karena yang disasar adalah hati, resonansi suara, sensasi yang dimaknai hati bahwa itu indah. Sedikit saja ada niatan kebanggaan dan merasa hebat merusak gelombang indah itu. Tidak terlihat tapi terasa. Apakah Putri ini sedemikian belianya sehingga aura yang terpancar masih sebening embun dengan cercahan cahaya keinginan di langit pikiranya yang masih biru? Setiap kita bisa menilainya sendiri.

fatin_cute

Jika hati sang idola rendah hati seluas permadani. Semua orang akan suka dan sayang. Secara alamiah ia menyentuh rasa dengan lembut. Dan itu semua yang disukai manusia. Karena cinta yang tulus akan meletakan hati manusia pada poisinya yang sama, setara seimbang dan harmoni. Ini sulit dijelaskan kata kata. Tapi hati kita merasakannya. Rendah hati tidak bermusuhan dengan obsesi dan cita cita. Tapi ia mempermudah jalan karena tidak membenturkan kekuatan kita pada kekuatan lain tapi menyediakan tempat yang lapang agar semua kelebihan orang lain yang membantu kita menempati posisi yang seindah-indahnya. Sang ayah pun selalu mengingatkan Fatin putrinya untuk tetap menjadi dirinya sendiri yang rendah hati.”Saya selalu mengajarkan anak-anak saya untuk tetap rendah hati. Karena menurut saya pujian terkadang membuat kita jatuh, sedangkan kritik itu lebih membangun,” pungkas Bahari Lubis ayah Fatin.

Tetaplah belajar putri pelangi. Tetaplah menjadi seindah warna aslimu dalam tetesan hujan perjuangan dan cobaan yang diterangi sinar matahari semangatmu untuk tetap kami pandang dan tunggu dengan semua keindahan hati permadanimu.


Baca Kevin Aprilio Merinding Dengar Suara Fatin “X Factor” …
Baca Kevin Aprilio: Fatin Harus Punya Manajemen yang Bagus …
Baca Fatin Shidqia Cs Dicereweti Pelatih Vokal Indra Aziz …

One thought on “Fatin dan Hati Permadani

  1. ohh sang ayah Bahari Lubis aku terharu engkau bisikan cinta dan kata intan permata pada sang putri Fatin yang dianugerahi Allah suara “berlian” semoga barokah dan tetap dalam mawaddah wa rahmah. ketidak tahuan sang ayah atas harta bakat alamai putrinya bukanlah satu aib, melainkan sebuah kejujuran dan kesedrhanaan keihlasan meniti hidupnya tanpa ambisi popularitas yang kadang justru menenggelamkan….. semoga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s