Pesona Fatin di Mata Pelatih Vokal Indra Aziz

Tentang Fatin Menurut Pendapat Sang Pelatih Vokal Indra Aziz.
Ini beberapa twitt-nya beliau dan bisa di cek di @indraaziz :

fatin indra

  1. Saya mau bicara dikit nih ttg Fatin X-Factor ID. Karena di episode lalu Fatin menimbulkan perdebatan antar mentor. Ini pendapat saya
  2. Fatin menyanyikan “Don’t Speak” dgn sangat bagus menurut saya. Saya ngikuti perkembangan vokalnya dari awal dan saya bisa bilang, progress!
  3. Fatin itu punya karakter yang unik banget, kalo Anggun bilang “ngomong ‘La’ aja udah ketauan itu Fatin” ya memang benar adanya.
  4. Fatin itu pertama masuk gala bbrp minggu lalu kesulitan vokalnya di nada tinggi, dan tidak bisa falsetto/head voice
  5. Selain itu secara mental dia kurang PD anaknya. Tapi dia tau kelemahan dia dan mau kerja untuk meningkatkan kemampuannya
  6. Nah itu kelemahannya, tapi kekuatannya, dahsyat juga! Bayangkan ya, dari sejak audisinya tayang di @ XFactor_ID followernya nambah 100rb lbh
  7. Itu menunjukkan kalau Fatin memang punya faktor “X” itu, kalau ngga mah, ngga mungkin lah orang segitu terkesima sama dia
  8. Menurut saya, faktor “X” itu bukan teknik vokal, tapi lebih luas dari itu. Teknik vokal itu “hanya” memfasilitasi faktor “X” tsb.
  9. Saya kurang sependapat dgn ide bahwa Fatin harus nyanyi lagu yang “tepat” saja, karena kalau begitu, Fatin tidak bisa berkembang dong.
  10. Umur Fatin sekarang masih sangat muda, saya rasa sangat menarik untuk kita melihat perkembangan Fatin dari minggu ke minggu.
  11. Sebagai penyanyi kan kita musti berani eksplor. Jadi jangan takut sama pilihan lagu, Fatin justru bisa bikin lagu itu jd miliknya yg unik
  12. Salah satu keunggulan Fatin secara vote pemirsa adalah, banyak sekali remaja yg merasa impiannya terwakili oleh Fatin.

Terima kasih Mas Indra Aziz dah bersusah payah mengajari Fatin bagaimana bernyanyi yang baik. Semoga jerih payah itu kelak akan berbuah manis. Menjadi kenangan yang tak terlupakan. Bahwa seorang Indra Aziz pernah berperan dalam perjalanan seorang Diva Musik Indonesia kelak. Apapun ungkapan beliau diatas. Hanya satu kata maknanya. Beliau terpesona dengan pesona Fatin. Faktor X Fatin, Faktor I(Imut) Fatin dan Faktor F Fatin. Bukan hanya dari suaranya yang unik. Tapi lebih dari itu. Sesuatu yang terangkum dalam sebuah kata pesona. Apakah pesona itu. Sulit menjelaskan definisinya tapi kita bisa merasakannya. Awal cinta kita terjatuh juga karena jiwa kita terpesona akan sesuatu dihadapan kita. Apakah kita jujur atau malu mengakuinya itu masalah lain. Karena hati kecil kita adalah tempat yang tidak pernah berdusta.

Dari banyak pesona yang ada minimal ada tiga. Sesuai dengan bagian yang membentuk sempurnanya penciptaan kita sebagai manusia. Mind, Soul dan Body. Pesona mental pikiran, Pesona Jiwa dan Pesona Fisik. Ketiganya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Makanya kita terpesona dengan kecantikan dan ketampanan seseorang tapi jadi bete ketika ucapan yang mewakili pikirannya itu tidak semanis tampilannya. Bisa terasa pedas atau ga nyambung banget. Bergaul dengan orang bertahun tahun dengan omongan dan sentuhan yang itu lagi itu lagi sungguh sangat membosankan. Ditambah lagi sangat pamrih dengan semua yang ia berikan. Lebih banyak menuntut mendapatkan daripada memberikan. Pernah denger Syndrome manusia cantik. Orang yang sangat terlatih mendapatkan perhatian, sanjungan dan pujian dengan mudah. Karena kecantikan casing luarnya mempesona mata orang. Tidak perlu bersusah payah memberikan nilai positif kemanfaatan pada orang lain. Karena kemanapun ia berjalan jutaan mata memandang mengikuti kemanapun ia pergi bagai kumbang yang terbang ke putik bunga indah semerbak mewangi bagai kasturi. Ia sibuk merasakan cinta namun tidak sempat belajar mencintai. Ia lupa untuk menyempatkan diri memperindah akalnya berpikir dengan belajar, kata yang santun dan menyentuh serta ketulusan hati merasakan indahnya memberi. Ketika kecantikannya itu sirna yang tersisa adalah jiwa yang kering dan pikiran yang galau. Karena bunga itu telah habis terhisap semua madunya. Bagai sebuah kolam yang penuh terisi hujan menumbuhkan banyak bunga yang indah. Namun kolam itu tidak memiliki mata air cinta yang tergali, tidak hadir aliran sungai cinta lain yang bermuara kepadanya dan tidak ada keinginan adanya anak sungai yang mengalirkan debit pekerjaan cinta untuk orang lain yang disayangnya. Sehingga tidak ada gelombang debit cinta baru yang datang dan derasnya pemberian cinta yang diberikan keluar. Kolam indah yang menggenang itu hanya untuk sebuah masa ketika hujan pamrih itu tercurah turun dengan mudah. Ketika hujan tak lagi datang, kolam itu mengering, menyisakan tanah hati yang retak kering yang menimbulkan pilunya kesedihan karena waktu sebagai sumber daya Tuhan yang tak tergantikan telah berlalu tanpa kesan, tanpa torehan catatan karya, tanpa pesan yang dikenang banyak orang. Antara keberadaan dan ketidak hadirannya tidak lagi memberi makna apa-apa.

Jika pesona seseorang menggurat hati dan mata air cinta kita tergali, pasti hasil sentuhan halus dan dalam dari tiga pesona berikut. Pesona Fisik ada pada keindahan, kesesuaian, kesehatan, kebugaran, kebersihan dan keindahan yang terlihat oleh mata dan terdengar oleh telinga. Pesona yang sangat mudah terlihat, terasa dalam waktu yang cepat. Pesona mental pikiran ada pada referensi terbaik yang tersimpan dalam memory jangka panjang otaknya yang dimaknai sebagai sebuah pemahaman oleh hatinya, memiliki informasi fakta dan data di lingkungan dan bidang yang disukai dan dicintainya, serta segudang masukan yang ia terima dengan tulus dari orang yang terbaik dibidangnya. Terwakili dengan susunan kata kata yang terucap yang sederhana dan mudah difahami. Langit pikiranya bening dan jernih sebiru langit prasangka baiknya pada semua orang dan semua hal. Pesona terakhir adalah pesona kekayaan jiwa yang membuatnya mampu memberi dengan tulus. Apa saja yang bisa membuat orang bahagia. Inilah dasar dari sebuah kata cinta. Orang miskin jiwa tidak mampu memberi. Oleha karena itu pesona ini sangat dekat dengan kemampuanya menjaga pasokan sumber cinta dari Tuhan, orang yang dicintai Tuhan dan perbuatannya yang mendekatkan dirinya pada cinta Tuhan. Dua pesona terakhir menimbulkan pola yang nyaris tidak terlihat. Tapi lebih kuat terasa. Manis dihati, nyaman dijiwa. Kehadiranya membuat suasana biru dan seru. Ketidakhadirannya menyisakan ruang hampa dalam jiwa. Jika ketiga pesona ini bergabung pada seseorang maka sulit kata mengungkapkanya. Ia pasti dicintai banyak orang dan menjadi icon sejarah di penggalan momentum hidupnya. Bagi dirinya, keluarganya dan masyarakatnya. Dan pasti ia berupa anugrah pada sebuah negeri dari langit dalam kurun masa waktu tertentu. Yang dibutuhkan oleh kita manusia dalam kehidupan kemanusiaan kita.

fatinbelajar

Semua pesona itu tidak akan muncul seketika. Bukan cinta satu malam. Ia harus melewati masa yang cukup hingga mencapai kematangannya. Seperti menanam benih pohon buah yang harus sabar dipupuk dan disirami, terguyur derasnya hujan dan teriknya matahari, dinginya malam yang ditaburi cahaya bintang cita cintanya yang terus bergelora. Adakah saat yang paling indah selain sun rise dan sun set. Yang membuat langit merah jingga begitu indah. Tetesan embun pagi yang sejuk dan teduh. Karena keindahan ada ketika saat perubahan suasana dan kebaikan kita. Ada malam ada siang, ada kala bagus ada masa kurang. Karena tidak ada manusia sempurna. Namun ia bisa terus belajar menuju kesempurnaan. Orang yang mempesona seperti ombak yang bergelombang. Getaran riaknya kerasa dihati. Beresonansi. Karena Fisik, Pikiran dan Hatinya terintegrasi pada sebuah keinginan kuat memberi dan membuat orang bahagia hingga berbuah sayang. Cinta dan Pesona memang selalu indah dikenang, didendangkan dari penyair jaman dulu hingga orkestra modern yang penuh dengan harmoni suara, makna dan gegap gempita, penuh gelora cinta yang membuat hidup ini terus bergulir dan berputar menghiasi setiap episode cerita cinta indah kemanusiaan kita.

Teruslah belajar Princess Fatin. Karena dari belia telah terlihat pesonamu. Kehadiranmu bikin seru malam sabtu. Hari jum’at terasa begitu lama datangnya. Efek dari rindu ingin bertemu. Menjadi episode yang enak ditulis dari tetesan cerita perkembangan semakin ranumnya pesonamu dari waktu ke waktu seperti Bang Indra Aziz bilang. Orangnya cantik, senyum-nya sederhana dan manis, busananya modis menambah cantik manis dan anggun terasa cercahan karakternya laksana seorang putri. Hingga juri Diva Anggun yang juga anggun aja penasaran besok pake drescode apa lagi ya Fatin. Tatapan dan sorot matanya tajam penuh makna cita dan cinta. Suaranya unik merdu begitu deh tapi enak didengar lebih enak dari penyanyi aslinya (lebay.com), mau berterima kasih pada semua orang yang telah support padanya, berani minta maaf belum bisa berikan yang terbaik dan bertekat untuk terus belajar, lucu, immut, bikin gemes, dan Fatin banget. Juri aja lebih suka godain kelucuannya daripada komentar progressnya, polos apa adanya, berusaha untuk tidak sombong (pesan keras ayah bundanya), masuk XFI cuma niat bisa belajar nyanyi (kali aja lolos-eh bener). Namun Fatin bukan peri. Ia hanya gadis kecil puteri negeri yang terlahir dari rahim suci Bunda Nurseha pada sebuah keluarga yang bersahaja. Juri bilang Fatin nyanyinya ga selalu bagus. Meskipun demikian kami selalu sabar menanti semua itu mencapai tingkat kematangan hingga hadirmu jadi bagian kebahagiaan kehidupan. Karena manusia penuh pesona tidak selalu hadir dalam penggalan sejarah. Ia hadir dan terlahir dari takdir kehidupan agar kita bisa belajar bahwa mencintai dan dicintai dengan semua pesona adalah kebahagiaan tertinggi yang tidak pernah tergantikan dan tidak bisa dibeli dengan harta dan uang. KEEP LEARNING AND CHARMING PRINCESS…

4 thoughts on “Pesona Fatin di Mata Pelatih Vokal Indra Aziz

  1. Makanya admin dah sampaikan sama Tante Ocha Diva Cantik ga usah deh esmosi kaya gitu walau kalau teteh Rossa yang satu itu kalau marah cemberut makin cakep karena komentar mereka didasari fearness sama hadirnya Fatin. Padahal Fatin mah cuma belajar dan nyanyi ga ngancem orang lain kan he he he🙂 Kita nantikan saja akhir dari episode cerita ini semoga berbuah indah buat semua karena cinta adalah LOV E_nlightening for all

  2. “Pesona Fatin” . Ya.. mungkin memang itu jawaban yg paling tepat. Atas pertanyaan-pertanyaan yg kerap kali terlintas di fikiran saya.

    Kenapa dari sekian banyak ajang pencarian bakat yg silih berganti di berbagai stasiun televisi,hanya ajang satu ini yg selalu saya ikuti secara rutin. Meski hanya lewat tayangan ulang maupun melalui unduhan di jagat maya.

    Kenapa setelah sekian lama media sosial berlogo burung biru itu hadir, baru sebulan lalu ,saya “memberanikan” diri untuk bergabung. Padahal selama ini media tersebut menurut hemat saya “tidak se-menarik” media sosial lain yg telah cukup lama saya ikuti.

    Dan kenapa di tengah kepadatan aktifitas saya menuntut ilmu dan mencari nafkah, saya masih menyempatkan untuk mengikuti perkembangan berita seputar ajang yang menurut Ahmad dhani “Paling Keren” se Indonesia itu. Masi sempat berburu aplikasi untuk merubah berkas video menjadi lagu,lalu menjadikannya nada dering handphone.Dan masih sempat merangkai kalimat untuk sekedar ikut berpartisipasi di blog ini. : ]

    Hm….

    Twitter : @5yam_s

  3. Anugrah sekali suara fatin …yang tidak pernah belajar bernyanyi hanya bernyanyi dikamar mandi..Allah SWT punya rencana dengan gadis berjilbab ini …kita nggk tau kedepannya seperti apa. Yang penting Fatin dan orang2 sekitarnya dapat menjaga dia dengan baik, dimana dhasyatnya industri musik bisa menjebak dengan segala hal. Insya Allah Fatin tetap bersahaja. Fatin harus selalu didampingi oleh keluarga sampai usia yang sangat matang. karena ujian akan selalu datang bertubi tubi. dan ingat semua akan Sirna begitu Fatin melupakan hal-hal yang Prinsip karena dengan sekejap Allah SWT akan bisa mengambil suaramu apabila kamu tidak bersyukur. Semoga Allah SWT melindungi dimanapun Fatin berada.Aaamiiin YRA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s