Fatin dan Makna Hujan serta Air Mata

Gala show ke-6 berakhir seru semalam. Karena ga ada bola jadi juri bebas berekspresi. AA Dhani malam tadi jadi sangat eye catching. Dengan komentar yang berani antagonis, pragmatis membuat gado gado suguhan jadi terasa lebih pedas, nendang dan mantap. Idola fans mulai berguguran satu per satu diiringi tetesan keringat exiting emosi body yang membutuhkan kipas untuk mendapatkan sedikit angin segar dalam studio hingga air mata yang membasahi mata dan dasar hati mereka. Pertanyaan bermunculan. Komentar untuk sekedar kompensasi kebutuhan semilir angin sejuk ngademin hati, hingga mencari tau penyebab keluarnya anak papi Bebby Romeo tersayang yang banyak digadang-gadang. Warna warni banget dan sesuatu banget suasananya. Ditambah Fatinistic Soldier yang ga bisa masuk studio tapi ga mematahkan semangat dukungan mereka. Semangat membara putra putri makasar yang ke Jakarta-Kota twitter terpadat sedunia-untuk melihat langsung putri biru yang semoga jadi Diva baru negeri jamrud katulistiwa ini kelak. Namun happy ending semalam. Tidur dengan senyum. Mas Kurniawan TD uploader youtube Puteri Bunda Nurseha terbening yang malam itu juga tuntaskan bekerja. Segera admin blog yang matanya dah blogy juga update untuk link widget It Will Rain sekaligus ganti beningnya grenade dan kemunculan sesaat Fatin di hut Dahsyat covering “Gotta Feeling” tempo hari lalu. Teteh Diva Ocha Cantik pun “mention Fatinistik” secara live. Haduh bagai terguyur hujan deras ketika berbulan bulan ga ketemu air. Sejuk banget, seneng, syahdu, gembira, terharu campur aduk jadi satu. Karena Fans #Fatinistik juga manusia. Seneng banget jika diapresiasi tim keren-nya Fatin di XFI. Ga mungkin lah ribuan orang harus dimention Fatin terus. Atau ditemui dara jelita itu satu persatu sambil megang tangannya dan cubitin satu satu pipinya yang chubby nggemesin itu. Bisa jadi apa nanti wajah imut unyu unyu nya. Bisa bisa Doi Idol manis cantik itu ga sempet latihan, GR (apa lagi GR itu seh? nanti googling deh, oh Gladi Resik) untuk tampilan performa yang dilihat di 28 negara lima benua. (Macedonia dan Spanyol adalah negara ke 27 dan 28 pembaca). Baca Menu News bagaiaman Fatin berlatih keras untuk tidak mengecewakan pemirsa. Sebuah dedikasi gadis belia yang perlu diapresiasi dengan doa dan vote sms FATIN kirim ke 9288. Ah kata kata itu dah masuk ga hanya ke memory jangka panjag lagi tapi dah sampai ke memory fisik jemari karena sudah menjadi kerja sehari hari seluruh fansbase yang tersebar diseluruh kota. (Saking banyaknya terus bermunculan di seluruh kota, admin maaf belum sempat add list fanbase di menu Fans). Fatin dapet giliran terakhir. Semoga ngga kecapean. Dan hasilnya memukau semua juri. Meski tanpa teriakan histeria Fatinistik di dalam gedung semalam. Pokoknya api dukungan tak boleh padam. Endingnya pun berbuah manis. Fatin juga disebutkan namanya pertama kali yang melenggeng anggun ke Gala show berikutnya.

It Will Rain ga ngetop di telinga admin. Disamping admin bukan maniak musik dan mulai tertarik dengerin lagu-juga gara gara terjangkit virus cinta Fatin. Jadi ya cuma tau dari judulnya aja ooo bakalan ada hujan kalee. Selain itu ketika Fatin sampaikan. Makna lagunya jadi ga sempet kita perhatikan. Ga tau kalau sekelas pemerhati lagu mah dengan English yang level tinggi mungkin langsung nangkap makna dibalik syairnya. Kita malah terpesona sama Faktor Fatin-nya dan asesoring panggung dan dresscode sama liukan suara khasnya yang merdu yang udah kita nantikan seminggu yang lalu. Terus cari Youtube official Bruno marsnya yang isinya peluk pelukan dasyat gitu. Ko ga nyambung dengan nuansa ketika Fatin nyanyiin. Embeding ga ya ke page Fatin It Will rain ah cari yang lain aja deh versi Bruno Mars yang ngelive di London. Lebih terasa manis apple to applenya. Sama sama live gitu. Penasaran juga apa bener bagusan versi Fatin dari Om Bruno, seperti Pappa Bebby penyair lagu cinta kita itu bilang. Lebih bisa disatukan dengan karakter manisnya Fatin yang dominan pesona jiwa dan emosinya yang lucu dan manis.

fatinitwillrain


Lagu Bruno Mars ini mengisahkan seorang pemuda yang sangat mencintai kekasihnya. Dan akan melakukan apa saja untuk membuat kekasihnya tetap berada di sampingnya. Pemuda ini akan berkorban apa saja, termasuk membuat ayah dan ibu kekasihnya menerimanya. Apapun untuk membuat kekasihnya tetap mencintainya. Karena apabila pemuda ini kehilangan kekasihnya, maka ia akan menangis setiap hari. Seperti halnya awan akan menurunkan hujan, hujan, dan hujan setiap hari. (Baca lyric dan maknanya di link Fatin It Will Rain)

Maaf bagi pembaca setia. Mungkin ini akan jadi posting terpanjang karena korelasi karakter cinta pada puteri Fatin nyangkut kemana mana. Pada meaning sebuah kata cinta yang berurusan dengan hujan dan air mata. Rain and tears are the same.(sepertinya syair lagu juga). Oke kita mulai menyusuri semua sungai cinta dengan kelok kelok kerennya.

Jika kamu tidak siap sakit hati dan meneteskan deraian air mata jangan pernah jatuh cinta. Namun hanya cinta yang bisa membuatmu bahagia sebahagianya, karena cinta adalah air madu yang menghilangkan dahaga jiwa. Sehingga dunia ini milik kita berdua dan selain kita pada ngontrak semua. Akhirnya aku sadar bahwa kita ditakdirkan untuk bertemu dan saling berbagi dalam kesejatian cinta selama yang kita bisa pertahankan. Karena cinta tidak butuh logika, sangat sederhana dan cinta tidak perlu definisi yang rumit. Karena cinta bukan sekedar kata. Ia adalah pekerjaa. Action dan perbuatan yang semua kita butuhkan. Berikan kebahagiaan yang kamu punya untuk menerangi hati kekasihmu. Jika kita bicara cinta maka jutaan posting blog ga akan pernah tamat mengungkapkannya. Karena dimensinya sangat banyak dan halus baik yang bisa dicerna logika ataupun yang tidak kenal logika. Salah satu kekuatan cinta adalah memaksa jiwa berada dalam posisi yang sama dihadapan cinta. Bukankan cerita cerita dongeng pun memaksa pangeran tampan untuk memberikan bunga dalam posisi yang gesture rendah hati dihadapan puteri jelita dari desa yang ngga sengaja ditemukannya ketika berburu bersama pasukan pengawal gagah dan keren. Namun tidak semua kita rela berada dalam kesejajarannya karena status sosial dan lapisan lapisan kepribadian yang membalutnya satu persatu dalam perjalanan kehidupan kita. Karena itu dalam dunia manisnya percintaan kita akan dipaksa memilih salah satu dari tiga posisi cinta. Penghujat Cinta, Pemulia Cinta dan Pemuja cinta.

Penghujat cinta adalah barisan orang sakit hati. Yang hatinya pernah tersayat dan terjatuh dalam lubang harapan cinta yang memaksa harus memiliki. Cinta hadir menggelapkan hati dan kesengsaraan jiwanya. Mereka menyalahkan cinta sang penyebab luka hati dan kesedihan yang tidak berkesudahan. Dalam hati mereka cuma ada satu kata. Saya pasti tidak tidak tidak akan bahagia jika tidak bersamanya. Cuma ada satu bunga dan kumbang dalam taman cinta. Yang lain gajebo semua (ga jelas banget bo). Mereka tidak menangisi perpisahan katanya tapi menyesali pertemuan. Takdir indah masa lalu di black list dengan spidol tebal berwarna hitam yang kelam. Cinta bagi mereka bukan cahaya tapi inspirasi dendam dan kebencian yang orang bilang sangat tipis batas antara benci dan cinta. Benci disebabkan karena keinginan untuk mejadi BENar-benar CInta tidak terjadi sesuai keinginannya. Penghujat cinta jika memiliki semua sumber kekuatan bisa sangat berbahaya. Menjadi cerita perang yang tidak ada habis habisnya dalam sejarah. Kaisar yang tidak bisa memaksa dan membeli cinta puteri kerajaan bunga yang sudah kepincut tukang kebun bunganya lalu dengan heroiknya memaksanya dengan penyerbuan yang mengorbankan banyak nyawa. Seperti hujan sayang yang deras mengguyur kota yang selalu disalahkan sebagai penyebab banjir kegalauan jiwanya yang tersumbat prasangka buruk dan keinginan bahwa semua harus terjadi sesuai keinginannya. Enggan melihat bahwa iapun bisa merasakan semua kesenangannya selama ini atas cinta Tuhan yang dikirimkan melalui orang lain yang tidak sempat ia lihat. Karena ia selalu melihat sisi kosongnya gelas pada apa yang ia tidak dan belum miliki. Bukan pada sisi air yang mengisinya yang membiaskan cahaya sayang orang lain yang memendarkan bias ketulusan selain kekasihnya yang kini telah pergi dan meninggalkan hujan dan derai air mata.

Pemuja cinta adalah titik ekstrim lainya disisi yang lain. Sama tapi beda warna. Sama juga terinspirasi pada cinta harus memiliki dan memaksa harus memiliki. Tapi dalam posisi yang sedang indah indahnya. Namun secara tidak sadar kekuatan cinta mulai ngedrop ketitik ekstrim lainnya. Seperti berada dalam tepi jurang yang tinggal menunggu waktu untuk terjun bebas bergabung dengan penghujat cinta. Karena sumber cinta tertinggi hanya satu yaitu kekasihnya. Sumber cinta yang lain mulai ditinggalkannya. Sahabatnya yang selalu ada untuknya mulai dinomor duakannya. Jadi ingat filem roman Ada Apa Dengan Cinta. Sahabatnya yang sudah hampir kritis ga digubris karena hati lagi berbunga indah berjalan bersama kekasih dengan semua warna warni emosi yang membuat keduanya terbang tinggi keatas awan dan melihat semua bintang bintang. Orang tua terutama bunda yang menyabung nyawa melahirkannya dengan tetesan keringat, darah dan air mata bahagia dan haru serta air susu yang tidak akan sanggup kita membayarnya dengan harta sepenuh dunia mulai dicemasi menjadi nyonya cerewet yang hanya melarang-larang asyik dan masyuknya cinta pertama, kedua, ketiga dan terakhir mereka berdua. Cinta tidak bertemu harmony. Arah vektornya jadi saling bertabrakan. Mereka mulai tidak berdiri dalam cinta misi yang bertujuan untuk membahagiakan sebagai dasar landasan yang kuat dan tanah subur yang menumbuhkan semua pohon dan bunga cinta. Kaca mata hati mereka blur untuk dapat melihat makna bahagia selain hanya serunya nafas emosi cinta yang memburu. Kedua aliran cinta ini biasanya berakhir ceritanya di sad ending. Mereka menderita bukan karena cinta. Tapi tidak menggunakan ketajaman pisau cinta untuk mengukir karya indah yang anggun dan mempesona. Tidak sampai digunakan untuk mengupas buah cinta yang ranum dan manis tapi menyayat jemari mereka sendiri dengan tetesan hujan air mata yang membasahi jiwa jiwa dahaga mereka. Orang orang yang patut mendapat belas kasihan dari kita. Mengulurkan tangan kita untuk membawa mereka ke taman-taman indah bunga bunga milik para pemulia cinta.

fatinbunga

Pemulia cinta adalah titik tengah yang menyeimbangkan harmonisasi dua titik ekstrim para pencinta. Posisi terindah para pencari cinta. Untuk bisa berada pada posisi ini tidak mudah. Kita biasanya harus melewati badai lautan pemuja cinta dan padang gersang yang panjang para penghujat cinta. Walaupun tidak harus patah hati dulu. Berapa lama waktunya mecapai hidangan cinta terindah itu. Berbeda durasinya untuk setiap orang. Sepanjang kecerdasan, ketulusan,kejujuran dan pilihan kita dalam persimpangan jalan kehidupan yang harus kita pilih. Karena cinta adalah negeri luas jiwa terbentang yang makna mata air beningnya harus digali di kedalaman tanah yang dalam dan cercahan yang berpendar dari kilau kemilau mutiara terindahnya tersembunyi di dalam kerang pada kedalaman dasar samudra biru yang perlu keberanian dan ketegaran untuk bisa sampai disitu. Pemulia cinta menyambut datangnya cinta laksana tamu agung yang datang. Mereka menghormati dan memuliakan-nya. Menerima pesan-nya dan menyampaikannya pada kekasih kita dalam bentuk pekerjaan cinta yang membahagiakannya. Dengan semua kejujuran cinta. Ketika ia datang sampaikan cinta pada orang yang kita sayang. Aku mencintaimu. Begitu sederhana. Agar ia tau kita mencintainya. Kita akan memperhatikannya, menumbuhkannya, merawat dan melindunginya. Berdiri disinya untuk mengantarkannya pada semua kebahagiaan tertinggi yang ia bisa raih. Dengan sederhana tanpa sikap yang lebay dot com. Tidak meninggalkan sahabat sejati kita yang tidak kalah sayangnya pada kita. Karena sahabat sejati sama seperti bunda yang pemilik cinta tersejati. Mereka selalu ada disana ketika kita jatuh, luluh, mellow yang dibanjiri air mata kesedihan yang membasahi hati kita. Seperti bintang tidak selalu ketemu. Tapi ia setia untuk tetap berada disana menatap kita dari kejauhan fisik kita. Ada agar kita tetap mampu menerima kenyataan yang mungkin saat itu belum bisa kita terima. Karena merampas semua mimpi, cinta dan cita. Pemulia cinta juga tetap berada dalam manis dan teguhnya cinta ayah bunda dan sanak saudara. Cinta yang tumbuh untuk menumbuhkan. Menyelaraskan semua harmoni kehidupan yang tidak bisa kita atur sesuai dengan rencana waktu keinginan kita yang sangat dipengaruhi kenyamanan individual fisik dan emosi kita. Karena kita ada diantara banyak orang yang ingin juga disayang dan dicintai. Oleh karena itu Tuhan tidak menurunkan dan mengabulkan cinta berdasarkan kemauan kita. Tapi hujan cinta dan air mata selalu Tuhan turunkan sesuai kebutuhan kita agar semua tersulam dengan jiwa kita indah tepat pada waktunya. Mencintai dengan sederhana tidak meletakan kekasih kita pada posisi berlebihan yang ia sendiri tidak sanggup menjalaninya. Menjadi satu-satunya sumber cinta tertinggi yang menyemangati kita 7 hari kali 24 jam. Mencintainya sebagai manusia yang kita harus sisakan dalam ruang hati kita sejumlah maaf yang cukup. Karena ia juga tidak selalu mempesona. Terkadang ia juga menangis dan butuh senyum kita yang termanis. Karena kita ada karena Cinta Tuhan. Cinta ayah bunda. Cinta semesta yang menyediakan semua bunga bunga warna warni keindahan yang tidak bisa dibeli. Hanya bisa dilihat, dirasakan dan dimaknai haru biru vibarsinya dalam hati. Dinikmati jiwa pada semua taman cinta para pemulia cinta. Pemulia cinta harus belajar terbang melewati pelangi “cinta tidak harus memiliki”. Karena sebenarnya kita bukan pemilik cinta. Tapi penikmat cinta. “Cinta tidak harus memiliki” tidak melarang kita berharap bertemunya paduan dua hati yang memendam rindu dalam sebuah bahtera indah berhiaskan janur kuning yang siap mengarungi birunya lautan menuju pulau impian. Tapi ia belajar untuk menghormati waktu dan proses pematangan cinta itu berjalan harmoni. Seperti menanam benih kebahagiaan yang harus kita siram, jaga, rawat hingga bunga itu mekar berbuah manis indah pada waktunya. Ia siap dicintai dan juga mencintai dengan semua pekerjaan cinta baik secara diam-diam maupun terang-terangan ia berikan. Menjadi pendamping hidup sepasang merpati atau menjadi sahabat sejati. Karena keduanya sama sama melakukan pekerjaan cinta untuk membahagiakan. Sayap cinta pemulia cinta yang tak pernah patah. Jika cintanya dibalas ia melihatnya sebagai hadiah bukan sebuah keharusan. Tidak ada kamus cinta bertepuk sebelah tangan. Karena ukuran cintanya bukan harus dibalas kekasihnya dalam jumlah, kualitas dan sentuhan yang persis sama. Karena setiap kita unik dan berbeda dan ingin diterima dan dicintai apa adanya. Karena sejatinya pemulia cinta memiliki mata air cinta yang tak pernah kering dan buncahan air cinta yang banyak didalam hatinya. Sumber cinta dari derasnya tetesan sayang dari Tuhan karena kebeningan hatinya. Pemberian cinta bunda dan ayah,keluarga, sahabat yang memberikannya tanpa ragu karena hatinya yang bening memancarkan pantulan bias pelangi warna keindahan dari semua cinta yang ia terima dan semampu ia berikan. Karena cinta merupakan bagian dari rizqi yang Tuhan berikan melalui orang lain yang menyayangi kita dan kita cintai semampu kita.

fatinimpact

Air mata dan hujan punya banyak persamaan. Hujan menyuburkan tanah untuk mampu tetap menumbuhkan semua tanaman yang kita butuhkan. Air mata menyuburkan dasar hati agar kita siap menerima bunga dan keindahan baru yang akan Tuhan berikan. Karena manisnya madu kebahagiaan itu ada ketika kita berpindah dari sedih ke gembira, sedih lagi untuk bisa bergembira lagi begitu seterusnya. Hujan air mata akan menggemburkan tanah jiwa di dasar hati untuk bisa melihat makna makna haru dibalik banyak peristiwa yang tidak semua orang mampu menangkapnya. Seperti tanah yang mulai mengering dan retak-retak karena lama tak hujan sehingga jiwa mulai tidak nyaman mengenakan pakaian yang lusuh. Kesedihan dibutuhkan agar mengisi kembali semua nuansa kehilangan kita dengan kesejukan dan keteduhan. Seperti mencuci agar suci dan membersihkan taman hati agar indah dari hal hal yang mengotori kebeningannya. Agar ia memantulkan kembali kemanisan jiwa yang terpancar dari bahasa verbal dan tubuh kita yang akan dirasakan orang yang kita sampaikan. Untuk menyayangi dan menyejukan orang lain dan begitu sebaliknya di sebuah taman kehidupan indah penuh cinta. Sejatinya seiring bertambahnya usia kita maka proses pematangan buah perjalanan hidup yang manis akan semakin banyak untuk kita konsumsi sendiri atau kita berikan kepada orang lain dengan tulus atas nama cinta dan persahabatan. Pengalaman dan jam terbang adalah guru terbaik bila kita mau dan mampu bersabar menahan getirnya kesedihan dan kehilangan sesuatu yang kita cintai untuk digantikan dengan makna kebahagiaan yang lebih dalam dan mengharukan. Sehingga puncak tertingginya adalah kita memahami bahwa tidak semua keinginan dan cita akan kita dapatkan tapi Tuhan selalu menyediakan apa yang kita butuhkan untuk kebahagiaan kita. Karena kebahagiaan bukan pada pencapaian setiap keinginan. Ia tersembunyi di balik keberartian langkah kita mencapainya di mata Tuhan dan sebanyak orang yang kita sayang dan mencintai kita. Seperti bergugurannya finalis X-Factor yang tidak bisa kita maknai sebuah kegagalan. Ia persiapan kebahagiaan yang terbungkus mailstone penggalan waktu yang pasti akan berlalu. Sedih dan getir itu pasti. Protes dan bertanya kenapa terjadi itu naturalisasi emosi manusiawi. Tapi pengalaman mereka di sekolah XFI memberikan bekal yang pasti berarti untuk keberartian kehidupan mereka setelahnya. Biarkan hujan dan air mata membasahi bumi dan hati kita. Karena semua kejadian kehidupan tidak ada yang kebetulan. Semua kejadian yang menimpa kita selalu baik dan bermakna dalam. Kita hanya butuh mata hati yang bening dengan menjaga birunya langit pikiran dengan prasangka baik bahwa kehidupan bagi pemulia cinta adalah taman bunga terasri dan warna pelangi tercemerlang yang Tuhan berikan dan sediakan.

Fatin adalah putri belia yang sangat merasa beuntung bisa masuk finalis XFI dan bertahan hingga kini. Sesuatu anugrah yang tidak pernah ia bayangkan. Meneteskan air mata bahagia ketika Diva Tante Ocha Cantix memberikannya kesempatan untuk mengenyam pendidikan dan latihan terbaik bernyanyi. Kita tidak tau bisa saja Fatin kecil sering menangis juga ditengah kesendiriannya dikala lelah, letih, cemas dan rindu pada rumah cintanya dan kekasih yang disayangnya. Jika ga jadi juara Fatin bilang dah bersyukur bisa masuk XFI, nanti bisa ikut ajang bakat lainya. Jika juara ya pasti suka cita dan bahagia. Itu manusiawi. Bertemunya keberartian dan kesuksesan dalam satu momentum yang sama. Ketika Fatin menyanyikan It will rain tidak terlihat air mukanya yang mellow, sedih dengan semua memori kenangan penghujat dan pemuja cinta. Ia juga bukan penggemar berat Bruno Mars. Ia hanya mengenal lagunya dan mencoba mengambil inspirasi lagunya untuk disampaikan dalam hidangan lagu setiap malam sabtu itu. Tidak ada tetesan air mata dan sesembab matanya yang menangisi kepergian kekasih yang ingin memeluknya setiap saat. Mungkin karena Fatin masih belia. Justru disanalah kelebihanya (“bahayanya” kata Diva Anggun yang struktur bahasa bicaranya juga anggun). X-Factornya. Tanpa menghilangkan tema lagunya yang sedih. Tapi dinyanyikan Fatin jadi menguatkan jiwa. Karena manusia belia menampikan ekspresi wajah polos manja dalam kombinasi cinta yang tulus apa adanya. Sebagai harmony alam bahwa mereka membutuhkan cinta kita agar mereka tumbuh ditaman pemulia cinta. Malam itu Fatin mengajarkan kita tidak sulit juga sebenarnya menjadi pemulia cinta. Tapi ia butuh kejujuran. Sejujurnya Fatin ketika ditanya apakah sudah punya pacar yang ia sayang. Dan tanpa ragu dan jaim alias “jaga image” iya mengakuinya. Bahkan kalau ga dicegah juri yang lain semua akan diceritakannya apa adanya. Seindah warna aslinya. Sangat sederhana. Sesederhana cintanya pada AA Uday-nya. Yang juga sama sama cerdas dan lucunya. Dan Cerita itu selalu menjadi pembahasan hangat dan seru. menjadi kicauan seharian kami di taman burung biru twitteran Fatinistic World. Sebagai keluarga besar fansbase cinta yang selalu mendukung kebahagiaan Putri biru itu manggapai mimpi, cinta dan citanya yang masih panjang indah luas terbentang. KEEP LOVING, LEARNING AND GIVING PRINCESS WITH THE MOST BEAUTIFUL TRUE LOVE …


One thought on “Fatin dan Makna Hujan serta Air Mata

  1. Ketika tahu ,tema XFI Gala 6 adalah”my inspiration”,saya sedikit menebak,Fatin akan mmbawakan lagu Bruno Mars. Meski tidak tahu lagu yg mana. Bukannya tanpa alasan,selain karena lagu “Grenade” nya Bruno yg membuatnya bisa se fenomenal sekarang,namun lebih kepada pengakuan Fatin sendiri.

    Mungkin bagi yg mengagumi Fatin ; seperti saya, : ) , akan ingat saat Fatin membawakan “Pump Up Kids” di babak pra-gala.

    Bukan tentang gestur lucu saat lipstik pinknya di kritik juri,ataupun stage act kikuk nya saat menyayi. Memang momen tsb sangat memorable,tapi bukan itu yg saya maksud. Melainkan sebuah jawaban pendek ketika ditanya Juri Ahmad Dhani tentang Bruno Mars. “Iya,suka banget”,ujar Fatin dgn polos ketika itu.

    Berangkat dari situlah dugaan saya muncul,bahwa ia akan melantunkan kembali karya yg pernah dipopulerkan Bruno.

    Namun sempat terbesit kekhawatiran, akankah juri menilai negatif langkah Fatin yg kembali meng-cover lagu Bruno Mars?

    Dan seolah menjawab semua doa orang2 terkasih Fatin , maupun harapan semua pendukungnya. Ia tampil memukau malam itu.
    “It Will Rain” mengalun dengan apik lewat suara khas Fatin.

    Saya belum pernah sekalipun mendengar lagu tersebut. Versi aslinya yg saya unduh keesokan hari setelah Gala pun,sampai tulisan isi saya buat,belum sempat saya dengarkan.

    Namun ketika dibawakan Fatin,lagu yg amat asing itu terdengar begitu nyaman di telinga saya. Subjektif memang,karena pendapat tersebut keluar dari diri saya yg sejak awal mengakui mengagumi Fatin. “ya iyalaah” .. mungkin itu respon orang2 yg tidak sependapat.

    But hey,,Someone became admirable because there was something on that person that could admire to!. Maaf untuk bahasa inggris saya yg amburadul,,namun jika boleh saya artikan dengan bebas, kalimat tersebut bermakna ” seseorang bisa dikagumi , karena memang ada sesuatu dlm dirinya yg pantas untuk di kagumi!.”

    Lalu apakah “sesuatu” yg terdapat pada diri Fatin tsb?

    Keunikan suara nya kah, tingkah polos remaja belianya kah, atau tekad istiqomah terhadap jatidiri muslimah nya kah (saya berharap seluruh pendukung Fatin meng-amiiin kan poin ini) yang membuat diri Fatin dikagumi? saya yakin Fatinistic lain punya banyak poin2 kekaguman yg bisa ditambahkan.Akan tetapi saya lebih memilih meminjam istilah Ahmad Dhani :

    F-Factor.

    : ]

    Twitter@5yam_s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s