Fatin dan Sekolah Cinta di X-Factor Indonesia

Gala show X-Factor ketujuh selesai larut. Kaget juga liat jam dah setengah dua dini hari. Sampe sampe mba Nina Mahbubah di kompasiana angkat topik ini (klik Link Widget Nina di sidebar). Tapi gimana ya ga bisa disalahin juga sih. Kalau kesorean orang-orang dewasa yang pada kerja ga bisa nonton. Kalau malem anak anak fans berat X-Factor kemaleman tidurnya sambil nyanyiin lagu Bang Haji Rhoma Irama “Begadang”. Ya karena ini bukan acara ajang pencari bakat anak-anak. Dan untuk memenuhi kebutuhan itu RCTI kan dah ada acara khusus Idola Cilik. Perkara Fatin Shidqia dicintai anak anak juga itu hal yang ga bisa kita larang larang. Karena setiap orang kan tanpa paksaan bisa terpesona dan terjatuh cintanya. Dan perkara terpesona kan memang hukum alamnya dimiliki anak anak maupun orang dewasa yang sebenarnya menyimpan jiwa anak anak dalam dirinya. Jadi ya the show must go on.

Lagu Mercy Duffy pun dilantunkan. Dan kata kata Fatin mendapat anugrah Allah SWT itupun disampaikan AA Dhani dan dikuatkan juri yang lain. Kata kata tersejuk yang pernah kita dengar dari untaian bahasa seorang Ahmad Dhani yang terkenal punya independensi pribadi yang kuat dan berani lain sendiri. Fatin punya basic nyanyi blues yang Teteh Diva Ocha cantik aja ga bisa. Papa Bebby Romeo bilang suara fatin anugrah yang diturunkan 100 tahun sekali. WOW banget ya. Mama Papa Beby bilang Fatin mirip suara Brenda Lee. Siapa lagi ini Brenda Lee. Terus langsung searching di Youtube dan dapet. Bener juga mirip banget (Lihat linknya youtubenya di page Fatin Mercy Duffy). Ya X-Factor Indonesia seperti sekolah cinta bagi Fatin. Untuk belajar sehingga layak untuk dicintai dan memang sejatinya sekarang memang dan begitu disayang banyak orang. Fans yang bertebaran dan terus dukung dan doakan, Mentor dan Tim hebatnya yang memberikan masukan dan banyak pelajaran yang harus ia lahap yang berharap ia akan jadi penyanyi terbaik bangsa ini kelak. Sebuah harapan indah. Harapan cinta.

sekolah cinta

Cinta dan sayang bersahabat sangat lama. Selama cinta itu pertama kali diciptakan Tuhan. Tuhan menciptakan 100 sayang. Satu bagian ia turunkan ke dunia kita yang cukup untuk semua jenis mahluknya untuk saling menyayangi. Dari pertama kehidupan hingga akhirnya kelak. Masih tersisa 99 bagian lagi yang membuat kita berharap padaNya jika lagi kekurangan cinta dengan banyak doa dan prasangka baik. Curahan sayang untuk kebahagiaan kita. Kini dan Nanti. Cinta adalah pekerjaan memberikan apapun yang kita miliki. Di dalam pemberian itu ada empat dimensi prosesnya yang sederhana. Memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi untuk kebahagiaan orang yang kita cinta. Jika pekerjaan ini dilakukan dalam medan area yang luas (mind, soul dan body) serta semua relasi sosialnya dan bisa dipertahankan dalam waktu yang lama maka cinta menjelama menjadi sesuatu yang dinamakan SAYANG. Sayang adalah dimensi waktu yang membuktikan kesejatian cinta sebagai sebuah pekerjaan. Oleh karena itu Tuhan disebut sebagai Zat yang Maha Pengasih (memberikan dan melakukan pekerjaan cinta yang sangat luas) dan Maha Penyayang (memberikan cinta itu dalam kurun waktu yang tak terbatas, tak ada limit, selamanya dan endlessly). The Entirely Merciful, the Especially Merciful.

Ketika dua sejoli, sepasang merpati yang setia tak pernah ingkar janji dan tidak akan berpindah ke lain hati bertemu dalam bahtera cinta untuk berlayar kelautan biru berpayung pelangi indah warna warni beraroma wangi kesturi, takdirnya adalah melakukan pekerjaan cinta dan mempertahankannya dalam waktu selama mungkin. Menyayanginya sepenuh hati walau tidak sepenuh waktu. Dan waktu jua yang akan membuktikan itu. Apakah cinta menuliskan C_erita IN_dah T_anpa A_khir atau sebatas nostalgia masa lalu yang layu sebelum berbunga. Untuk bisa saling menyayangi maka seseorang harus belajar dan bekerja keras untuk mencapai suatu tingkat yang dinamakan layak untuk dicintai. Karena hati punya hukum dan aturannya sendiri. Ia bisa terpesona dan terjatuh cinta tanpa harus kenal dengan logika.

Seseorang yang mau berkorban dan menderita untuk mencapai level itu tidak banyak. Belajar memberikan yang terbaik, walau terkadang orang yang kita berikan cinta tidak membalasnya sesuai harapan kita. Bertepuk sebelah tangan. Atau belajar menepuk angin. Belajar kembali, bermimipi, bercita cita cinta kembali. Dan memberikan sesuatu yang lain. Sensasi perbedaan yang menunjukan luasnya medan bakti yang telah ia lalui. Jika berhasil ia menuai sayang. Sebagai bentuk kekaguman akan pesona yang ia miliki yang terkadang tanpa ia sadari dari pribadinya yang layak untuk disukai. Menjatuhkan cinta kita. Menumpahkan persediaan sayang kita. Jika ia mampu mempertahankanya dalam waktu yang lama maka ia akan menjadi idola. Menjadi tauladan dan contoh bagi banyak orang. Tercatat dalam sejarah yang menjadi sumber mata air bagi kehidupan kita sabagai manusia. Mempesona dipandang, indah dikenang, menyejukan hati membicarakan kisahnya. Seperti menemukan mutiara di hamparan permadani bumi. Yang selama ini dirindukan banyak orang untuk mengisi sebuah kekosongan peran dalam bangunan ibu pertiwi. Indonesia yang kita cintai. Karena cintalah kita dikumpulkan. Karena sayanglah kita bisa bertahan dalam sebuah ikatan yang suci untuk saling menghormati. Menghargai. Bahu membahu. Mewariskan sesuatu yang terbaik yang bisa kita berikan. Untuk keberartian kita dimata Tuhan, sebanyak orang yang kita sayang yang terangkum indah dalam sebuah kata yang dalam, KEBAHAGIAAN.

fatinmatahari

Fatin Shidqia bukan hanya dianugrahi Tuhan yang sayang padanya suara yang unik dan khas. Ia juga dianugrahi momentum yang dipergilirkan Tuhan untuk hambaNya atas nama cinta dan sayang. Semua orang mendapatkan momentum itu karena Tuhan juga Maha Bijaksana. Tapi tidak semua kita kuat memikul kewajiban momentum itu. Untuk secara bersamaan menggali mata air keunggulan kita yang unik bagi peran kita dalam kehdiupan. Tidak semua kita memilih untuk menjadi ombak yang bergelombang yang menimbulkan riak dan deburan emosi kekaguman di hati banyak orang. Banyak dari kita yang memilih menjadi air yang tergenang. Suka dalam zona nyaman dan hanya berlatih untuk menikmati cinta dan sayang orang lain dan lupa memaksa diri untuk mencintai, memberikan yang terbaik bagi keberartian diri dan kebahagiaan sebanyak orang yang menuai sayang.

Fatin diva belia itu pun terus belajar. Menyiapkan kekuatan hati untuk siap dikritik, dijewer mentornya. Terkarantina ga ketemu bunda dan ayah yang jadi mutiara hatinya. Sahabat, sekolah yang sebayak orang yang ia cinta dan menyayangnya. Berlatih setiap hari, mencoba genre baru hingga mata air keunggulannya itu ia temukan. Untuk memancarkan mata air karya yang bisa ia berikan pada titik titik jalan menuju kesempurnaan. Menjadi oase yang menyejukan hati hati orang yang membutuhkan banyak kasih sayang saat ini. Disaat cinta sudah tinggal sebuah kata yang mulai memisahkan rindu hati hati yang terpisah pulau dan luatan yang pada awalnya cinta itu dideklarasikan sebagai jati diri negeri ini. Untuk kita semaikan kembali melalui peran peran kita diberbagai momentum waktu yang Tuhan berikan. Peluang dan kesempatan. Kesehatan dan kesanggupan kita belajar menyampaikan pesan cinta itu kepada orang lain sebagai pemulia cinta.

fatinsayang

Teruslah belajar Fatin kami sayang pada sekolah cinta X-Factor Indonesia yang telah Tuhan anugrahkan momentum waktu itu untukmu. Dalam lelah fisik, pikiran, kekhawatiran, kesedihan dan harapan berpadu menjadi satu. Untuk mengajarkan pada negeri ini keinginan yang sederhana untuk membahagiakan banyak orang. Walau itu baru seterang lilin yang kian membesar untuk menerangi. Ditengah ratapan banyak orang disekitarmu pada bias rona rona kegelapan kesedihan negeri yang harus kita lalui bersama. Dalam lantunan suara yang indah bernada sayang. Menjadi gelombang karya karya bermutu dalam penggalan episode kehidupanmu yang layak untuk dikagumi, dincintai, dinanti dan disayangi yang telah engkau berikan nafas cinta pada sebanyak manusia yeng rela untuk menyayangimu dengan penu haru. MAY GOD THE ENTIRELY MERCIFUL AND ESPECIALLY MERCIFUL WILL BLESS YOU PRINCESS ENDLESSLY.

Baca Ketika Selerea memisahkan kita ….

2 thoughts on “Fatin dan Sekolah Cinta di X-Factor Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s