Fatin dan Fatinistic sebuah keputusan cinta

Di tengah gemuruh hujan yang lebat, kususuri jalan berkelok bersama sahabat dari luar kota. Petir menemani indah memuji penciptannya. Mobil merayap hingga akhirnya badai itupun berlalu. Berganti langit yang biru dan awan putih memayungi bumi. Keindahan memang selalu ada dalam pergantian cuaca. Begitu juga suasana hati. Oleh karena itu jangan membenci badai sekuat apapun itu. Seperti pilot yang tidak bisa mengatur cuaca. Kita lah yang meluaskan hati. Dengan doa dan curahan cinta Tuhan yang tak pernah tidur menyayangi kita. Di dalam mobil itu juga seorang teman menampilkan video audisi Fatin Shidqia dengan seragam sekolahnya. Sejak saat itu blog ini ditulis dengan bahasa apa adanya. Sangat tidak terstruktur. Hingga seorang redaktur di Semarang Om Arief bilang kaya beras ga ada titik dan komanya xixixixi (lucu ingat itu). Setelah itu Ka Nina Mahbubah (Yang selalu dicintai) mengajarkanku untuk membuat satu paragraf sekitar sepuluh baris. Hingga saat ini lebih dikit ga papa kan Ka Nina terkadang 9,10,11 atau 12.

Akhirnya perjalanan panjang pun dimulai hingga selesai X-Factor perdana yang fenomenal itu. Dan Fatin pun memasuki dunia yang sebenarnya. Menjadi sosok yang dicinta juga dibenci (benar benar cinta sebenarnya). Fatinistic pun tidak bergeming. Keduanya sudah memutuskan untuk saling mencintai. Membangun cinta misi untuk saling memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melidungi. Walau Putri Fatin selalu mengulang Aku Memilih Setia, Fatinistic tak pernah bosan mendengarnya. Selalu ada makna baru dari lagu itu. Merefleksikan hubungan tali kasih yang telah cukup lama terjalin. Dimanapun Fatin tampil, twit dan fb Fatinistic terus menggema menjadi TTWT, yang teranyar seperti #LongWeekendWithFatinstic dan #MantapWithFatin.

fatin

Kemanakah cinta mereka mengalir. Mengantarkan Fatin Shidqia sang idola mencapai cita dan cinta kebahagiaanya. Dan Fatinistic merasa bahagia melakukaannya. Ditengah jadwal waktu yang padat dan keterbatasan tangan mungilnya membalas mention dan Follback dari Fatinistic yang terus merengek hingga akhirnya memahami bahwa cinta tersejati terkadang tidak harus memiliki. Keluarga, sahabat, Keluarga besar Fatinistic, Simpatisan, lover dan hater sekaligus bahu membahu mengarungi badai dan angin kencang yang mulai menerpa wajah unyu unyu yang lucu manis cantik apa adanya. Tidak mudah menjadi penerobos tradisi. Menjadi penyanyi berjilbab. Semua prilaku dan tindakannya menjadi buah bibir dan perdebatan sengit di media sosial yang ada.

Apa yang membuat semua Fatinistic begitu sayang dengan sang Puteri Fatin. Hingga ada yang mengatakan Fatinistic adalah kerajaan baru. Tapi ga bisa jawab lah terus siapa raja permaisuri, puteri dan putera mahkotanya, belum kepikiran nanti aja🙂. Fatinistic dan Fatin telah membuat keputusan cinta. Dan itu telah dibutikannya. Fatinstic dan Fatin tidak hanya menjadikan cinta sebagai sebuah gagasan saja, emosi saja atau tindakan saja tanpa makna. Hubungan mereka tumbuh subur berbuah manis hingga kini. Gagasan yang spontan atas keterjatuhan cinta pada sebuah pribadi sederhana apa adanya. Emosi yang menggebu yang terefleksikan dari teriakan, twit, dan tulisan yang berserakan dimana mana hingga orang bingung menghitungnya. Dan tindakan memberikan dukungan sebisa mungkin untuk mengantarkannya menjadi juara. Dan dukungan hingga kini untuk menanti album perdananya.

Mencintai membutuhkan keputusan, tekad dan kekuatan. Jika tidak cerita cinta itu hanya sebuah dongeng pengantar tidur tentang pangeran di negeri antah berantah. Yang setelah menikah dengan puteri jelita bersahaja ketika dijumpainya saat berburu. Setelah dirayakan 7 hari 7 malam di istana megah tidak terdengar lagi ceritanya karena sudah THE END movie-nya. Tanpa kekuatan orang hanya menikmati emosi cintanya saja. Siap menderita hanya untuk merasakan romantisnya. Mereka berdua tidak tumbuh menjadi lebih baik dari hari ke hari sebagai tanda ada cinta diantara mereka. Fatin pun tumbuh menjadi lebih baik dalam kompetensinya menjadi seniwati berjilbab di katulistiwa. Fatinistic pun terus menyebar bertambah membernya dari hari ke hari di dunia jejaring sosial yang hanya ada cinta yang menjadi raja disana. Gagasan bermunculan, emosi terus bersahutan dan dukungan terus diberikan untuk menunjukan pada dunia bahwa Fatin hanya akan menjadi idola sesaat menjadi terbantahkan.

fatin5

Keputusan cinta Fatin dan Fatinistik bukan sebuah retorika emosi. Mereka benar benar ada. Terajut diseluruh nusantara. Bahkan cetar membahana di 64 negara 5 benua. Yang menyambut dengan senyum dan kehangatan bagai saudara walaupun mereka tidak pernah berjumpa sebelumnya. Hanya lewat layar kaca. Karena cinta yang tulus mampu menembus lorong dan waktu. Karena frekuensinya punya kanal sendiri yang unik. Menyatukan jiwa jiwa yang tulus memberikan apa yang dimilikinya untuk membahagiakan sebanyak orang yang dicintainya. Mendengar lagu Fatin ada nada sayang dan cinta yang dalam disitu. Bukan hanya berbekal teknik vokal bersenandung yang terus ia kembangkan sebisanya.

Terima kasih Fatin dan Fatinistic yang telah mewarnai langit indonesia dengan lukisan cinta. Meneduhkan hati hati yang semakin sulit untuk tersenyum manis hari hari ini. Ditengah badai yang harus diemban bersama. Namun ditengah badai itulah nanti akan bersinar mentari yang indah menerpa. Membiaskan embun pagi yang teduh dan kicauan burung riang di taman Fatinistic. Sebagai ungkapan cinta yang terajut indah. Apa adanya. Jujur, sederhana dan melahirkan kekuatan cinta untuk memilih setia.

WELCOME TO THE REAL WORLD, KEEP LOVING AND GIVING OTHERS PRINCESS FATINISTIC ENDLESSLY …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s