Fatin, Siti Nurhaliza dan Indahnya Bersaudara

Pagi ini Hari Buruh May Day adalah libur nasional. Jadi santai di rumah. Ada foto keren di facebook. Fatin Shidiqia dan Datuk Siti Nurhaliza. Dua sosok penyanyi yang menggores hati. Siti Nurhaliza penyanyi legendaris negara jiran Malaysia. Yang Tuhan angkat derajatnya dari penjual kue bersuara merdu ketika kecilnya. Hingga kini menjadi bangsawan bergelar Datuk karena kerja keras, berjuang tanpa lelah serta doa di setiap nafasnya. Tak beda dengan Fatin kecil yang sekarang telah beranjak remaja yang tengah menanti hasil Ujian Nasionalnya. Semoga semua siswa siswi di penjuru negeri mendapatkan hasil gemilang dalam menggapai cita. Hari ini 1 May 2014, hari terakhir Fatin berkunjung ke Malaysia.

Postingan ini dibuat sambil mendengarkan Fatin di Live SuriaFM Malaysia. Menjawab pertanyaan penyiar dan tweeter Fatinistic Malaysia. Menyamakannya juga dengan penyanyi legendaris Malaysia Ela era tahun 90-an. Wah penasaran pengen denger suaranya. Ada juga Fatin cover lagu Shella “Patah Seribu”. Kapan Fatin duet dengan Siti Nurhaliza?. Sambil tersipu malu ia menjawab sangat ingin. Namun harus banyak belajar karena Datuk Siti Nurhaliza adalah penyanyi yang luar biasa kemampuannya.


fatinsiti


Foto itu begitu menarik bukan hanya sebuah fose dari dua wanita cantik dan senyum manisnya. Tapi ia merefleksikan keinginan tulus kedua rumpun bangsa untuk selalu menjalin persaudaraan antar dua negara tetangga. Pekerja seni memang terkadang lebih tulus. Karena ia adalah semangat yang berasal dari keinginan hati untuk bisa membahagiakan orang lain walau dari sebuah lagu sederhana. Seni lebih mandiri dari tarikan kepentingan semu dan sesaat yang sering menumbuhkan bibit permusuhan tali persaudaraan. Foto itu menyejukkan. Membiaskan kembali betapa indahnya persaudaraan. Sebuah keinginan bekerja sama dan saling melengkapi, menanggung beban kehidupan dengan senyum optimisme yang berpelangikan cita cita bagi kebahagiaan bersama.

Terima kasih Princess Fatin untuk foto manisnya bersama Datuk Siti Nurhaliza. Sebuah refleksi keharusan kita menjalin tali silaturahim dan persaudaraan dengan tetangga negeri Indonesia. Sebuah langkah kaki kunjungan sederhana. Namun sarat akan makna sebagai duta seni untuk meningkatkan jalinan cinta. Yang menyemaikan semangat saling menghormati, menghargai, memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi yang terangkai dalam sebuah kata CINTA. Hati hati dijalan Putri Fatinistic, hati hati di jalan dengan banyak berdoa. Tibalah dengan selamat di kampung halamanmu,Indonesia. Sebuah negeri manis yang tengah berjuang untuk selalu belajar mengisi kemerdekaan ini dengan kerja bagi taman indah semerbak mewangi bunga warna warni jamrud katulistiwa … INDONESIA. Keep Learning and Loving.

One thought on “Fatin, Siti Nurhaliza dan Indahnya Bersaudara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s